Kisruh PB HMI; Ketua Umum HMI Cabang Palembang Harapkan MPK PB HMI...

Kisruh PB HMI; Ketua Umum HMI Cabang Palembang Harapkan MPK PB HMI Ambil Tindakan

0
0
BERBAGI

Okenews,- Himpunan Mahasiswa Islam sebagai organisasi Mahasiswa Terbesar dan tertua di Indonesia sedang menghadapi masalah besar hal ini tidak terlepas dari perbuatan yang dilakukan oleh Ketua Umum PB HMI, R. Sadam Aljihad

Bermula dari dugaan kasus Amoral yang dilakukan R. Sadam Aljihad Ketua Umum PB HMI pasca kongres ke XXX Ambon yang korbanya berasal dari Internal dan Eksternal HMI kemudian pelanggaran konstitusi yang dilakukan ketua Umum dan keluarnya Mosi tidak percaya kepada ketua Umum PB HMI oleh fungsionaris Pengurus Besar.

Pada 10 Desember 2018 beredar surat yang dilayangkan oleh Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi PB HMI saudara Rahim key kepada MPK PB HMI dan Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Islam yang berisi tiga poin Mosi tidak percaya kepada Ketua Umumnya.

Kemudian tanggal 18 Desember sebagian Fungsionaris PB HMI melakukan jumpa Pers dan mengeluarkan Mosi tidak percaya kepada ketua umum PB HMI saudara R. Sadam Aljihad terkait pelanggaran Konstitusi yang dilakukan Ketua Umum PB HMI.

Hal ini pun menjadi kisruh Internal pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam yang berdampak pada proses organisasi dan menuai banyak tanggapan dari mulai BADKO HMI Dan HMI Cabang dibawah naungan PB HMI untuk segera diselesaikan dan Ketua Umum diharapkan segera memberi klarifikasi terkait isu dugaan Amoral yang dilakukanya

Ketua Umum HMI Cabang Palembang Arif Wicaksono mengatakan bahwa ; “Kami sangat menyayangkan kisruh yang terjadi diInternal PB HMI, hal ini dapat menghambat perkaderan dan kenirja organisasi dalam melaksanakan tugas konstitusi, terutama HMI Cabang dibawah naungan PB HMI.

HMI Cabang Palembang telah melaksanakan Konferensi Cabang sejak tanggal 28 September sampai 05 Oktober 2018 dengan terpilihnya saudara Eko Hendiyono sampai Hari ini PB HMI belum Membahas dan mengesahkan Hasil Konferensi

Kisruh yang sangat menghambat proses organisasi baik dari segi perkaderan struktural maupun proses pentrainingan”.

Lebih lanjut Arif mengatakan “Terkait segala masalah yang menimpa ketua Umum PB HMI baik itu masalah pergantian bakornas PB HMI, Sidang Pleno 1 yang diselenggarakan di Lampung tidak mengundang HMI Cabang dibawah naungan PB HMI dan kasus Amora yang dilakukan saudara R. Sadam Aljihad.

Terkait sekandal kasus amoral yang dilakukan oleh saudara R. Sadam Aljihad apabila memang terbukti beliau bersalah, demi menjaga nama baik organisasi dan segala konsekuesi kami berharap Ketua Umum untuk dapat memberikan klarifikasi dan mundur dari jabatannya secara teratur,

MPK PB HMI dalam hal ini untuk segera mengambil sikap agar masalah ini cepat segera terselesaikan.

LEAVE A REPLY