Dituding Korupsi Proyek WTP, Direktur PDAM Lebak Tunjuk Pengacara Acep Saepudin

Dituding Korupsi Proyek WTP, Direktur PDAM Lebak Tunjuk Pengacara Acep Saepudin

0
0
BERBAGI

Okenews(Lebak),- Setelah sebelumnya dilaporkan oleh LSM Gapura Banten ke Kejaksaan Negeri Lebak, Direktur PDAM Kabupaten Lebak kini tunjuk Pengacara Acep Saepudin untuk membantu mendampingi PDAM Kabupaten Lebak terkait proyek pembangunan Water Treatment Plant (WTP) yang dilaporkan oleh LSM Gapura Banten (6/11).

Direktur PDAM Kabupaten Lebak, Oya Masri, menyampaikan, dirinya sudah berusaha melaksanakan kegiatan di PDAM Kabupaten Lebak seseuai dengan aturan.

“Kami sudah berusaha melaksanakan semua kegiatan di PDAM Kabupaten Lebak sesuai dengan aturan, karena kami awam hukum, maka kami menunjuk Pengacara Acep Saepudin untuk mendampingi kami dalam menghadapi permasalahan tersebut.” ujarnya.

Pengacara Acep Saepudin, membenarkan bahwa dirinya telah ditunjuk sebagai Kuasa Hukum Direktur PDAM Kabupaten Lebak. Dalam keterangannya, ia menyampaikan, bahwa Oya Masri adalah orang baik beliau tidak terbukti bersalah.

“Ustadz Oya Masri itu orang baik, saya yakin beliau tidak bersalah, setelah saya pelajari berkas terkait Proyek Pembangunan Water Treatment Plant (WTP) saya tidak menemukan satupun pelanggaran di dalamnya,” ungkap Acep saat dimintai keterangan.

Acep juga menegaskan, bahwa PDAM Lebak itu Pemerintahan Daerah. Dalam proses pengadaan barang dan jasa PDAM tidak terikat oleh Perpres Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, melainkan terikat oleh Peraturan Direksi PDAM Kabupaten Lebak Nomor 01 Tahun 2012 Tentang Pedoman Pengadaan Barang /Jasa di Lingkungan PDAM Kabupaten Lebak.

“Selain itu proyek pembangunan WTP tersebut juga sudah termuat dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun Anggaran 2018, jadi menurut saya proses pengadaan WTP tersebut sudah sesuai dengan aturan.” Pungkasnya. (*/RB).

LEAVE A REPLY