Ajakan Menteri Agama untuk menjadikan Agama sebagai Landasan melakukan kebaikan

Ajakan Menteri Agama untuk menjadikan Agama sebagai Landasan melakukan kebaikan

102
0
BERBAGI
Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin (Sumber Foto : Tribunnews.com)

Okenews.com (Bogor) – Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak semua pihak menjadikan agama sebagai landasan untuk melakukan kebaikan dan hal-hal positif, bukan untuk hal-hal negatif yang menegasikan sisi lain manusia.

“Jadikan agama apakah melalui budaya, ekonomi, hukum dan politik sebagai landasan untuk mewujudkan hal-hal yang positif, memanusiakan manusia. Bukan justru menegasikan sisi kemanusian kita sendiri,” kata Lukman saat membuka Kemah Pemuda Lintas Agama di Cisarua Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin.

Lukman menyebutkan agama tidak boleh dijadikan landasan untuk saling menghujat, mencela dan mencerca antarumat manusia. Tetapi agama untuk hal-hal positif menjaga kerukunan dan kedamaian.

Ia menyebutkan masyarakat Indonesia dikenal sebagai bangsa yang religius, selalu menjadikan agama sebagai dasar dalam menjalankan aktivitas keseharian.

“Menjadi sebuah tantangan kedepan, agar masyarakat Indonesia tidak terjebak memisahkan agama dalam keseharian, karena itu mengingkari jati diri Indonesia sebagai bangsa religius yang tidak lepas dari nilai agama,” katanya.

Ia mengatakan agama digunakan untuk promotif, bukan konfrotatif. Memanusiakan manusia yang harus dikembangkan oleh masyarakat saat ini, dari pada menggunakan agama untuk dijadikan dasar menilai tindakan orang lain kepada diri sendiri.

“Sebaiknya jadikan agama dasar untuk bertindak kepada orang lain,” katanya.

Menurutnya, jika agama dijadikan sebagai dasar menilai perilaku orang lain kepada diri sendiri maka akan menimbulkan ancaman pontensi konflik yang sangat besar terjadi di masyarakat.

“Ini akan jadi problematik. Maka itu agama jadi dasar tindakan kita kepada orang lain. Karena keyakinan agama punya nilai-nilai mulia, bagaimana bersikap, bertutur kata,” katanya.

Kementerian Agama RI melalui Pusat Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menggelar Kemah Pemuda Lintas Agama diikuti 400 lebih pemuda dan pemudi dari seluruh Nusantara, berasal dari suku dan agama berbeda.

“Ini program diselenggarakan oleh PKUB di Kemenag, sebagai salah satu upaya khusus menangani dan menjaga kerunanan umat beragama. Peserta pemuda-pemudi se-nusantara mewakili seluruh umat bergama di provinsi,” kata Lukman.

Ia menambahkan masing-masing peserta ikut kemah nasional untuk saling berbagi, mengenal satu sama lain, terus mendalami apa sebetulnya peran agama dalam menjaga kerukunana sekaligus merawat kerukunan bangsa Indonesia yang sudah sejak dulu dibangun pondasinya oleh para pendahulu.

“Generasi sekarang punya kewajiban untuk mampu merawat dan menjaga kerukunan antar umat beragama yang sudah dibangun oleh para pendiri bangsa, agama bisa disikapi secara subtansi dan esensinya,” kata Lukman. (ANT)

LEAVE A REPLY